Seperti halnya Robert Budi Hartono, Michael Bambang Hartono juga merupakan salah satu pemegang saham BBCA. Secara individu, Michael Bambang Hartono memiliki 27,02 juta saham (0,02%).
Kedua kakak-beradik tersebut menjadi pemegang saham pengendali di BBCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan.
Tidak hanya BBCA, Dwimuria Investama Andalan juga merupakan pemegang saham terbesar di emiten PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang juga bagian dari Grup Djarum, perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang bergerak di bidang investasi dan jasa penunjang telekomunikasi. Kepemilikan PT Dwimuria Investama Andalan di BELI mencapai 19,95%, yang kemudian oleh PT Sapta Adhikari Investama mencapai 45,29%.
Selain Djarum dan BBCA, kekayaan Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono juga datang dari lini bisnis usaha lain. Grup Djarum adalah pemilik PT Hartono Istana Teknologi yang merupakan perusahaan induk dari pemegang merek Polytron dan Digitec. Selain produk elektronik, Polytron juga sudah masuk ke pasar sepeda motor listrik.
Tidak cuma pengusaha, Michael Bambang Hartono juga merupakan seorang atlet cabang olahraga bridge. Michael Bambang Hartono turut membela kontingen Indonesia di Asian Games 2018 dan menjadi atlet tertua dalam gelaran tersebut pada usia 78 tahun.
(ell)




























