"Langkah-langkah politik, diplomatik, dan hukum untuk melawan kampanye Barat yang menargetkan pelayaran Rusia tidak selalu efektif," kata Patrushev. “Jika muncul ancaman baru di laut dari negara-negara Eropa, langkah-langkah tambahan akan segera dikembangkan."
Menurut asisten presiden yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Maritim Rusia tersebut, Moskow telah menyiapkan serangkaian protokol keamanan untuk melindungi aktivitas pelayaran. Protokol ini termasuk inspeksi ketat terhadap kapal-kapal yang datang dari luar negeri.
Patrushev juga mengungkapkan bahwa Kremlin telah mempelajari secara mendalam Rencana Aksi Maritim Amerika (America’s Maritime Action Plan) milik Presiden AS Donald Trump yang dirilis pada Februari lalu. Ia menyebut bahwa beberapa konsep dalam rencana tersebut akan diadopsi ke dalam undang-undang perkapalan Rusia yang akan datang.
Bagi Moskow, prioritas utamanya saat ini adalah memperluas armada perdagangan maritim nasional dan mengurangi ketergantungan pada pengiriman kargo yang menggunakan bendera negara asing.
(bbn)





























