Trafik kapal melalui Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan penting di dunia, masih nyaris terhenti.
Krisis pasokan energi dan kenaikan harga minyak mentah telah memicu kekhawatiran terhadap inflasi dan mengurangi prospek pemotongan suku bunga dalam waktu dekat oleh The Fed dan bank sentral lainnya. Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya menjadi hambatan bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga.
Namun, walau momentum kenaikan harga emas terhenti dalam beberapa pekan terakhir, logam mulia ini tetap mencatat kenaikan sekitar 16% sepanjang tahun ini karena risiko geopolitik dan ancaman terhadap independensi The Fed menopang permintaan.
Baca Juga: X Batasi Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia
Kekhawatiran akan stagflasi — perpaduan antara lambatnya pertumbuhan dan inflasi tinggi — berpotensi mendukung harga emas batangan dalam jangka panjang seiring para investor mencari alternatif penyimpanan nilai.
Harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi US$5.012,29/troy ons pada pukul 14.48 di Singapura. Perak naik 0,6% menjadi US$79,7475. Platinum dan paladium turun. Indeks Dolar Spot Bloomberg turun 0,1% setelah kehilangan 0,2% pada sesi sebelumnya.
(bbn)




























