Logo Bloomberg Technoz

Petrindo Groundbreaking PLTU 680 MW di Halmahera Timur


(Dok. Petrindo)
(Dok. Petrindo)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (IDX: CUAN) memulai pembangunan proyek pembangkit listrik berkapasitas 680 MW di kawasan industri Feni Haltim Industrial Park (FHT), Halmahera Timur, Maluku Utara. Proyek ini ditandai dengan seremoni groundbreaking yang digelar oleh anak usaha perusahaan.

Pembangunan pembangkit listrik tersebut dilakukan melalui PT Guna Darma Integra (GDI), perusahaan yang dimiliki melalui PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI). Proyek ini dirancang untuk mendukung operasional kawasan industri terintegrasi FHT Industrial Park.

Kawasan industri tersebut merupakan bagian dari strategi hilirisasi mineral yang tengah digencarkan pemerintah Indonesia. Melalui pengembangan kawasan ini, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai pusat industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri.

Seremoni groundbreaking dihadiri oleh perwakilan pemegang saham dan manajemen GDI serta pihak dari FHT Industrial Park. Selain itu, kontraktor proyek dan sejumlah bank yang akan mendanai pembangunan pembangkit listrik tersebut juga turut hadir dalam acara tersebut.

Nilai investasi proyek pembangkit listrik ini diperkirakan mencapai sekitar US$ 600 juta atau setara dengan Rp 10 triliun. Pendanaan proyek akan melibatkan sejumlah lembaga perbankan yang berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur energi tersebut.

Mendukung Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Pembangunan pembangkit listrik ini dinilai menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung pengembangan industri hilirisasi nikel di Indonesia. Pasokan energi yang stabil menjadi kebutuhan utama bagi kawasan industri yang berfokus pada produksi bahan baku baterai kendaraan listrik.

Dengan kapasitas sebesar 680 MW, pembangkit listrik ini diharapkan mampu mendukung berbagai aktivitas industri yang akan berkembang di kawasan FHT Industrial Park. Kawasan tersebut dirancang sebagai pusat industri yang terintegrasi dengan rantai pasok baterai kendaraan listrik.

Direktur Utama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, Michael, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kontribusi pada sektor energi dan industri mineral nasional.

“Groundbreaking proyek Pembangkit Listrik ini merupakan komitmen Petrindo untuk berkontribusi serta berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sekaligus terus meningkatkan nilai tambah bagi sektor energi dan industri nikel di Indonesia. Pembangunan Pembangkit Listrik ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Petrindo yang sejalan dengan visi Perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan melalui kegiatan pertambangan mineral dan energi,” ujar Michael, Direktur Utama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

Melalui proyek ini, Petrindo berharap dapat memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan industri hilirisasi nasional. Selain itu, proyek pembangkit listrik ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan nilai berkelanjutan di sektor energi dan pertambangan mineral.