Logo Bloomberg Technoz

“Kita sudah tahu krisis 1998, apa penyebabnya. Kita terapkan di 2008-2009. Ketika global jatuh, kita tumbuh bagus, kan? 2020, kita jaga juga ekonominya dengan kebijakan yang pas.” kata Purbaya.

“Jadi, teman-teman nggak usah takut. Kita sudah punya pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk memitigasi segala gejolak yang terjadi dan dengan langkah yang diperlukan.”

Purbaya juga menyebut bahwa saat ini daya beli juga masih bagus. Hal ini dibuktikan dengan masih ramainya Pasar Tanah Abang saat dikunjungi Purbaya hari ini.

“Ternyata betul. Daya beli masih ada, orang masih belanja, pasar juga masih rame. Kalau saya datang, tiba-tiba banyak orang ngumpul,” kata Purbaya.

“Artinya di sekitaran kita kan banyak orang yang lagi belanja. Artinya, daya beli masyarakat sepertinya sedang baik. Dan kita tidak resesi.”

Oleh karenanya Purbaya menyebut bahwa saat ini Indonesia masih jauh dari krisis dan ekonomi masih baik-baik saja.

“Apalagi dari krisis, kita jauh dari krisis. Jadi, ekonomi kan sedang bagus. Teman-teman gak usah takut,” katanya.

Sebagai informasi pada Senin (9/3/2026) pukul 14:10 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 16.958 di perdagangan  pasar spot, melemah tipis 0,05% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Dengan pelemahan hanya 0,05%, bahkan rupiah mampu menjadi mata uang terbaik kedua di Asia. Cuma kalah dari dolar Hong Kong yang menguat 0,1%.

(ell)

No more pages