Setelah transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Permadi Rachmat di ESSA berkurang dari sebelumnya 1,22 miliar saham atau setara 7,11% menjadi 1,18 miliar saham atau sekitar 6,86% dari total saham perusahaan.
ESSA mengantongi laba bersih senilai US$40,29 juta sepanjang tahun 2025. Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ESSA menurun 10,82% dibandingkan raihan US$45,18 juta pada tahun sebelumnya.
ESSA mencatatkan pendapatan senilai US$ 295,01 juta sepanjang tahun 2025. Pendapatan ESSA menyusut 2,12% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan capaian US$ 301,40 juta pada tahun 2024.
Di tengah penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan ESSA naik 1,44% (yoy) menjadi US$196,15 juta. Alhasil, perolehan laba kotor ESSA susut sebanyak 8,49% (yoy) dari US$108,04 juta menjadi US$98,86 juta.
(dhf)































