Logo Bloomberg Technoz

Tahun ini terdapat sekitar 1 juta penerima baru hasil pembaruan data melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Kelompok tambahan tersebut masih menunggu proses administrasi sebelum bantuan disalurkan.

Jadwal pasti pencairan bagi penerima baru masih menanti pengumuman resmi dari pemerintah. PKH tetap menjadi salah satu tulang punggung perlindungan sosial nasional.

2. BPNT atau Kartu Sembako

Program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT juga kembali dicairkan. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp43,8 triliun untuk 18,3 juta KPM pada 2026.

Hingga kini, lebih dari 15 juta keluarga telah menerima bantuan tahap pertama. Sekitar 2 juta penerima baru masih dalam proses pembukaan rekening kolektif dan distribusi kartu.

Setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan. Karena pencairan dilakukan setiap tiga bulan, total yang diterima pada tahap pertama mencapai Rp600.000 dalam bentuk saldo elektronik.

Saldo tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok di e Warong atau agen bank mitra pemerintah. Penyaluran juga melibatkan PT Pos Indonesia di sejumlah wilayah.

Masyarakat dapat memantau status kepesertaan melalui laman resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial.

3. Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Selain bantuan tunai dan non tunai, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng. Program ini merupakan hasil rapat koordinasi pengendalian inflasi pusat pada akhir Januari 2026.

Bantuan diberikan untuk alokasi Februari dan Maret sekaligus dalam satu kali pengiriman. Setiap KPM menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan.

Penyaluran beras dilakukan oleh Perum Bulog dengan total alokasi ratusan ribu ton secara nasional. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11,92 triliun untuk program ini.

4. Program Indonesia Pintar

Pemerintah juga mencairkan Program Indonesia Pintar atau PIP guna membantu pendidikan masyarakat kurang mampu. Bantuan ini diberikan satu kali dalam setahun sesuai jenjang pendidikan.

Untuk siswa SD atau sederajat, bantuan sebesar Rp450.000 per tahun. Siswa SMP atau sederajat menerima Rp750.000 per tahun.

Sementara itu, siswa SMA atau SMK atau sederajat dapat menerima hingga Rp1.800.000 per tahun. Dana PIP disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar di bank penyalur resmi.

Untuk jenjang SD dan SMP, bantuan disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia. Sedangkan untuk SMA dan SMK, penyaluran dilakukan melalui Bank Negara Indonesia.

Stimulus Jaga Daya Beli

Paket stimulus kuartal I 2026 juga mencakup diskon tiket transportasi dan potongan tarif jalan tol. Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Dengan total anggaran mencapai Rp12,83 triliun, pemerintah berharap daya beli tetap terjaga dan konsumsi rumah tangga tetap tumbuh. Fokus utama tetap pada kelompok rentan agar dampak ekonomi global dan inflasi dapat diminimalkan.

(seo)

No more pages