Logo Bloomberg Technoz

Kilang-kilang minyak di India berharap keputusan tersebut akan mengurangi tekanan untuk membatasi impor Rusia, kata orang-orang tersebut.

Pemerintahan AS sejak itu mendesak negara-negara mitra untuk menghormati perjanjian, termasuk pakta dengan New Delhi untuk menurunkan bea masuk menjadi 18% dari 50% pada barang-barang India.

Awal bulan ini, Donald Trump mengatakan dia akan memangkas tarif hukuman terhadap India sebagai imbalan atas kesepakatan untuk menghentikan pembelian minyak Rusia.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengkonfirmasi kesepakatan tersebut tanpa memberikan perincian tentang impor minyak mentah. Otoritas India masih belum secara terbuka menanggapi klaim Trump.

India muncul sebagai pembeli utama minyak Rusia setelah invasi Ukraina pada awal 2022, membeli barel yang didiskon besar-besaran setelah importir lain menghindari energi Moskwa. Pada puncaknya, negara Asia Selatan itu mengimpor 2 juta barel per hari (bph).

Bulan ini, kilang minyak India diperkirakan akan mengimpor sekitar 1,2 juta bph minyak Rusia, level terendah sejak November 2022, menurut Kpler Ltd.

Perusahaan analisis data tersebut memperkirakan arus impor akan menurun lebih jauh pada Maret menjadi 800.000 hingga 1 juta bph. 

FGE NexantECA memperkirakan impor secara keseluruhan dapat turun hingga 600.000 bph pada Maret dan April.

Penarikan pasokan minyak India baru-baru ini telah menyebabkan jutaan barel minyak Rusia kesulitan menemukan pasar, tersimpan di kapal tanker di laut atau berlayar lebih jauh menuju perairan lepas pantai China dan Singapura.

Diskon untuk minyak mentah Urals Rusia juga melebar menjadi US$15 hingga US$20 per barel di bawah Dated Brent, kata sumber tersebut. Angka tersebut bertambah dibandingkan dengan diskon lebih dari US$10 pada awal Februari.

Beberapa perusahaan kilang seperti Indian Oil Corp. dan Bharat Petroleum Corp. baru-baru ini membeli minyak mentah dari Timur Tengah, atau mengeluarkan tender untuk kedatangan April dan Mei, menandakan bahwa pengolah minyak mungkin bersiap untuk pasokan Rusia yang lebih rendah.

Pergeseran ini membuat importir minyak terbesar ketiga di dunia ini terpapar risiko pasokan dari Timur Tengah, karena peningkatan kekuatan militer AS di kawasan tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang konflik dengan Iran.

Jutaan barel minyak Rusia yang tersimpan di kapal tanker di laut masih dapat memberikan solusi cepat dan murah bagi perusahaan penyulingan India, asalkan mereka mendapat persetujuan dari New Delhi.

Kementerian perminyakan India tidak segera menanggapi pos-el yang meminta komentar.

(bbn)

No more pages