Meski tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, penyebarannya meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Media sosial menjadi faktor utama yang membuat istilah ini dikenal secara nasional.
Istilah Serupa di Berbagai Daerah
Selain mokel, terdapat istilah lain yang memiliki arti serupa, yakni mokah. Keduanya sama sama digunakan untuk menyebut seseorang yang membatalkan puasa sebelum waktunya.
Di daerah lain, istilah berbeda juga ditemukan. Dalam bahasa Sunda, misalnya, dikenal kata godin untuk menggambarkan tindakan yang sama.
Bahasa Gaul dan Budaya Lokal
Fenomena ini menunjukkan bahwa bahasa gaul terus berkembang mengikuti dinamika budaya lokal. Tradisi berpuasa selama Ramadan pun tidak lepas dari kreativitas bahasa generasi muda.
Kemunculan istilah seperti mokel memperlihatkan bagaimana budaya lokal dapat bertransformasi menjadi tren nasional melalui internet. Bahasa gaul yang awalnya terbatas pada komunitas tertentu kini menjadi bagian dari percakapan sehari hari di berbagai wilayah.
Mokel Viral Saat Ramadan
Mokel kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial selama Ramadan tahun ini. Istilah tersebut banyak digunakan warganet dalam unggahan, komentar, hingga percakapan daring yang membahas pengalaman berpuasa.
Kata mokel merujuk pada tindakan membatalkan puasa sebelum waktu berbuka. Biasanya, tindakan ini dilakukan dengan makan atau minum pada pagi, siang, atau sore hari ketika seseorang masih seharusnya menahan diri.
Mokel dan Fenomena Bahasa Gaul
Mokel termasuk bahasa gaul yang tumbuh di kalangan anak muda. Perkembangannya tidak lepas dari peran media sosial yang mempercepat penyebaran istilah lokal ke tingkat nasional.
Awalnya, mokel dikenal sebagai istilah dari Malang, Jawa Timur. Dalam percakapan sehari hari, kata ini digunakan sebagai candaan untuk menyebut teman yang diam diam membatalkan puasa.
"Orang yang disebut “mokel” kerap digambarkan melakukannya diam-diam dan tetap berpura-pura berpuasa di depan orang lain."
Walau tidak tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mokel tetap hidup dalam percakapan informal. Popularitasnya justru meningkat karena sering dipakai dalam konten humor dan cerita pengalaman pribadi selama Ramadan.
Ragam Istilah Serupa
Selain mokel, ada pula istilah mokah yang memiliki makna hampir sama. Kedua kata ini sama sama merujuk pada tindakan membatalkan puasa sebelum waktunya.
Di wilayah lain, istilah berbeda juga digunakan. Dalam bahasa Sunda, misalnya, dikenal istilah godin untuk menyebut tindakan serupa.
Kreativitas Bahasa Anak Muda
Kemunculan mokel menunjukkan betapa dinamisnya perkembangan bahasa gaul di Indonesia. Istilah lokal dapat dengan cepat menyebar luas berkat internet dan menjadi bagian dari bahasa sehari hari.
Fenomena ini sekaligus memperlihatkan peran budaya lokal dalam membentuk kosakata baru. Ramadan tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga ruang lahirnya ekspresi bahasa yang unik di kalangan generasi muda.
Dengan semakin luasnya penggunaan mokel, istilah ini kini tidak lagi terbatas pada satu daerah. Kata tersebut telah menjelma menjadi simbol candaan khas Ramadan yang dipahami lintas wilayah.
(seo)


























