Proyeksi Pergerakan IHSG Usai BI Tahan Suku Bunga 4,75%
Recha Tiara Dermawan
20 February 2026 04:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai keputusan Bank Indonesia untuk menahan suku bunga acuan bakal berdampak netral hingga positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Menurut analis Kiwoom sekuritas dalam risetnya, Kamis (19/2/2026), keputusan menahan suku bunga tidak menimbulkan kejutan kebijakan bagi pasar, namun juga belum menjadi katalis kuat seperti halnya penurunan suku bunga.
Kiwoom mencatat, terjaganya surplus perdagangan dan proyeksi neraca pembayaran Indonesia (NPI) yang solid berperan dalam menekan risiko eksternal, sehingga potensi penurunan IHSG dinilai relatif terbatas.
“Namun demikian, tanpa adanya penurunan suku bunga, penguatan indeks saham dinilai masih akan sangat bergantung pada pertumbuhan laba emiten serta kembalinya arus dana asing ke pasar saham,” tulis Kiwoom dalam risetnya.
Adapun,Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75%. Sejalan dengan keputusan tersebut, suku bunga Deposit Facility tetap di 3,75% dan Lending Facility di 5,50%.




























