Logo Bloomberg Technoz

Berlibur dan Belajar di Pusat Konservasi Elang Kamojang

Andrean Kristianto
19 May 2023 12:53

Pengunjung melihat elang di Pusat Konservasi Elang Kamojang, Garut, Jawa Barat, Rabu (17/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Pengunjung melihat elang di Pusat Konservasi Elang Kamojang, Garut, Jawa Barat, Rabu (17/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Wilayah Kamojang, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini menjadi salah satu tempat migrasi elang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Wilayah Kamojang, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini menjadi salah satu tempat migrasi elang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Elang-elang di lokasi ini berasal dari hasil sitaan dan ada juga yang diserahkan oleh warga sacara sukarela. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Elang-elang di lokasi ini berasal dari hasil sitaan dan ada juga yang diserahkan oleh warga sacara sukarela. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Berbagai jenis kandang berdiri di lahan ini salah satunya kandang observasi, ehabilitas dan pembiakan.(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Berbagai jenis kandang berdiri di lahan ini salah satunya kandang observasi, ehabilitas dan pembiakan.(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Selain itu terdapat juga klinik hewan untuk memantau kesehatan elang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Selain itu terdapat juga klinik hewan untuk memantau kesehatan elang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Lokasi ini sering dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai kalangan, utamanya para pelajar. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Lokasi ini sering dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai kalangan, utamanya para pelajar. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Pengunjung melihat elang di Pusat Konservasi Elang Kamojang, Garut, Jawa Barat, Rabu (17/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Wilayah Kamojang, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini menjadi salah satu tempat migrasi elang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Elang-elang di lokasi ini berasal dari hasil sitaan dan ada juga yang diserahkan oleh warga sacara sukarela. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Berbagai jenis kandang berdiri di lahan ini salah satunya kandang observasi, ehabilitas dan pembiakan.(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Selain itu terdapat juga klinik hewan untuk memantau kesehatan elang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Lokasi ini sering dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai kalangan, utamanya para pelajar. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Berada di kawasan area pembangkit panas bumi Kamojang, Kabupaten Garut terdapat konservasi burung Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) hasil kerjasama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dengan BBKSDA Jawa Barat, Raptor Indonesia, dan masyarakat Kamojang. Wilayah konservasi ini sebagi bentuk untuk melestarikan keanekaragaman hayati spesies endemik Indonesia yang dikategorikan sebagai hewan dilindungi karena populasinya berada diambang kepunahan.

Pusat konservasi yang berada di kawasan Kamojang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini menjadi salah satu tempat migrasi elang. Elang Jawa merupakan hewan yang memiliki penglihatan tajam serta kecepatan hingga 300 km/jam. Banyak elang di Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) berasal dari hasil sitaan dan ada juga yang diserahkan oleh warga sacara sukarela, karena sadar akan pentingnya konservasi. 

Terdapat berbagai fasilitas di lokasi ini seperti klinik hewan, kandang karantina, kandang observasi, kandang rehabilitasi, kandang pelatihan terbang, kandang display edukasi, dan kandang pembiakan. Untuk menjaga keseimbangan ekosistem, Pusat Konservasi Elang Kamojang telah melepasliarkan 22 Elang Jawa dari total 307 ekor yang telah dikonservasi sejak 2014. 

Namun sebelum dilepasliarkan serangkaian proses dilakukan mulai dari penyesuaian ekosistem di kandang dengan habitat aslinya yang betujuan untuk memulihkan perilaku dasar elang, serta pengecekan kesehatan dan pemberian vitamin.

Selain sebagai tempat memelihara elang, PKEK juga memiliki peran dalam mengedukasi masyarakat khususnya tentang upaya-upaya pelestarian satwa liar berjenis elang. Lokasi ini sering dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai kalangan, utamanya para pelajar yang memiliki keingintahuan yang tinggi tentang kehidupan elang.

(dre)