Logo Bloomberg Technoz

Ribuan Buruh Mulai Membubarkan Diri, Kawasan Patung Kuda Lancar

Andrean Kristianto
01 May 2023 14:23

Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (1/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (1/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Unjuk rasa tersebut untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Unjuk rasa tersebut untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Dalam akisnya mereka membawa berbagai tuntutan salah satunya cabut omnibus law UU Cipta Kerja dan tolak upah mu(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Dalam akisnya mereka membawa berbagai tuntutan salah satunya cabut omnibus law UU Cipta Kerja dan tolak upah mu(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Pada pukul 12.00 sebagian dari massa aksi membubarkan diri. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Pada pukul 12.00 sebagian dari massa aksi membubarkan diri. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Sebelum meninggalkan kawasan patung kuda, buruh menyalakan flare/ (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Sebelum meninggalkan kawasan patung kuda, buruh menyalakan flare/ (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Kawasan Patung kuda sempat sepi, namun pada pukul 13.00 massa buruh dari KASBI datang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Kawasan Patung kuda sempat sepi, namun pada pukul 13.00 massa buruh dari KASBI datang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Massa KASBI yang beratribut merah hingga kini masih melakukan aksi. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Massa KASBI yang beratribut merah hingga kini masih melakukan aksi. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Lalu lintas di sekitar patung kuda lancar, hanya kawasan jalan Medan Merdeka menuju Istana Negara ditutup. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Lalu lintas di sekitar patung kuda lancar, hanya kawasan jalan Medan Merdeka menuju Istana Negara ditutup. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (1/5/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Unjuk rasa tersebut untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Dalam akisnya mereka membawa berbagai tuntutan salah satunya cabut omnibus law UU Cipta Kerja dan tolak upah mu(Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pada pukul 12.00 sebagian dari massa aksi membubarkan diri. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Sebelum meninggalkan kawasan patung kuda, buruh menyalakan flare/ (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Kawasan Patung kuda sempat sepi, namun pada pukul 13.00 massa buruh dari KASBI datang. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Massa KASBI yang beratribut merah hingga kini masih melakukan aksi. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Lalu lintas di sekitar patung kuda lancar, hanya kawasan jalan Medan Merdeka menuju Istana Negara ditutup. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Beberapa massa aksi buruh yang melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional alias May Day 1 Mei di kawasan patung kuda Arjuna, Jakarta Pusat mulai membubarkan diri. Mereka membubarkan diri untuk menuju kawasan Istora Senayan, Jakarta Pusat.

Pantauan Bloomberg Technoz pada pukul 12.00 massa aksi yang tergabung dalam Partai Buruh mulai membubarkan diri. Mereka akan melanjutkan kegiatannya di Istora Senayan untuk mengikuti acara May Day Fiesta. Kondisi kawasan patung kuda terlihat sepi hanya puluhan buruh tetap melanjutkan aksi.

Namun pada pukul 13.00 massa buruh yang tergabung dalam KASBI tiba di Patung Kuda. Massa yang menggunakan atribut berwarna merah tersebut datang dengan membawa ratusan peserta unjuk rasa.

Sedangkan arus lalu lintas disekitar patung kuda kembali lancar hanya jalan Medan Merdeka Barat menuju Istana Negara ditutup. 

Dalam aksi mereka membawa berbagai tuntutan, diantaranya; cabut omnibus law UU Cipta Kerja, sahkan RUU PPRT, tolak RUU kesehatan, reforma agraria dan kedaulautan pangan, pilih Presiden 2024 yang pro buruh dan klas pekerja dan tolak upah murah.

(dre/wep)