Logo Bloomberg Technoz

motor tersebut diberikan nama BeAT lantaran target konsumennya kalangan pemula atau entry level. BeAT merupakan akronim dari 'Be Automatic' atau Menjadi Otomatis. Selain itu, nama tersebut dipilih, lantaran pada 2008 lalu, motor matik belum populer.

Pemilihan nama ini sekaligus menjadi strategi edukasi pasar. Saat itu, sepeda motor otomatis masih dalam tahap pengenalan kepada masyarakat luas.

Lagu Promosi yang Ikonik dan Melekat

Ilustrasi Teknologi eSAF di Motor Honda (Bloomberg Technoz)

Selain dari sisi nama, BeAT juga dikenal lewat kampanye iklan yang kuat dengan nuansa musik. Kata beat sendiri berarti ketukan atau hentakan musik, selaras dengan konsep promosi yang diusung.

Theme song iklan motor ini bahkan sangat mudah diingat masyarakat. Visual iklannya juga diperkuat dengan simbol play dan next yang kental dengan unsur musikal.

Salah satu lagu promosi yang paling dikenal berjudul Let's Get the Beat. Lagu tersebut diciptakan oleh Maia Estianty dan menjadi bagian penting dari identitas merek.

Lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh Dirly pada 2007. Setelah itu, sejumlah penyanyi lain turut membawakannya.

Di antaranya adalah Rini, Steve Emmanuel, Ghea Indrawari, Afgan, hingga Cinta Laura.

Strategi promosi ini membuat BeAT semakin melekat di benak konsumen, khususnya generasi muda. Unsur musik yang kuat selaras dengan semangat anak muda yang menjadi target pasarnya.

Tulang Punggung Penjualan Honda

Honda Beat (Dok. Astra Honda)

Selama bertahun tahun, BeAT menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di Indonesia. Dimensinya yang mungil dan konsumsi bahan bakar yang irit menjadi daya tarik utama.

Motor ini juga terus mengalami pembaruan dari generasi ke generasi. Perubahan desain dan fitur dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Kini, setelah mengetahui makna di balik namanya, BeAT bukan hanya sekadar skutik populer. Nama tersebut menjadi simbol transisi masyarakat menuju era motor otomatis yang kini mendominasi jalanan Indonesia.

(seo)

No more pages