Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia siap mengerahkan hingga 20.000 putra dan putri bangsa untuk membantu mengamankan perdamaian di Gaza atau di tempat lain seperti Ukraina, Sudan, dan Libya.
Kepala Negara mengatakan pengiriman pasukan penjaga perdamaian (peacekeeping forces) hanya akan dilakukan setelah persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu disampaikan Prabowo di sela-sela sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa (23/9/2026) waktu setempat.
"Jika dan ketika Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB memutuskan, Indonesia siap untuk mengerahkan 20.000 atau bahkan lebih dari putra-putri kami," ujar Prabowo.
(ain)
No more pages





























