Secara medis, GERD merupakan kondisi ketika isi lambung naik kembali ke kerongkongan sehingga memicu keluhan seperti mulas, nyeri dada, hingga kenaikan asam. Jika berlangsung kronis, kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan berisiko menyebabkan komplikasi serius pada saluran cerna.
Faktor psikologis seperti stres dan kecemasan juga diketahui dapat memperburuk gejala GERD. Kondisi emosional dapat memengaruhi fungsi saluran pencernaan, sementara gangguan lambung yang berulang juga bisa berdampak pada kesehatan mental seseorang.
Karena itu, selain menjaga pola makan selama puasa, penderita GERD disarankan menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, mengelola stres, serta berkonsultasi dengan tenaga medis bila keluhan sering kambuh. Pendekatan medis yang tepat dinilai penting agar puasa tetap lancar tanpa memperburuk kondisi kesehatan.
(dec)





























