Pembicaraan tersebut membahas parameter militer untuk gencatan senjata potensial atas perang yang memasuki tahun keempatnya bulan ini, tetapi tidak menunjukkan kemajuan yang nyata menuju penghentian pertempuran.
Diskusi berakhir untuk hari itu, tetapi menurut ajudan negosiator utama Ukraina, direncanakan akan dilanjutkan pada Rabu. Pembicaraan tersebut berlangsung pada lima jalur berbeda, termasuk masalah teritorial, militer, politik, dan ekonomi, seperti dilaporkan sebelumnya oleh kantor berita Tass yang dikelola negara.
Presiden Rusia Vladimir Putin menuntut agar Ukraina menyerahkan wilayah di Donetsk timur yang gagal direbut Moskwa dalam pertempuran yang dimulai sejak 2014. AS mengusulkan untuk mendirikan zona ekonomi bebas di wilayah tersebut bersama dengan jaminan keamanan menyeluruh bagi Ukraina terhadap serangan Rusia di masa mendatang.
Pekan lalu, Zelenskiy mengatakan bahwa kedua pihak tidak "tertarik" pada gagasan zona ekonomi bebas, tetapi keduanya akan kembali berunding dengan pandangan mereka masing-masing.
Selain teritorial, nasib PLTN Zaporizhzhia yang diduduki tetap menjadi salah satu isu sensitif yang belum terselesaikan. Pejabat AS sebelumnya mengatakan bahwa pembagian listrik yang dihasilkan oleh PLTN tersebut akan menjadi bagian kritis dari kesepakatan apa pun yang dicapai.
Delegasi Kyiv dipimpin oleh Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Rustem Umerov, yang sebelumnya mengatakan di Telegram bahwa isu keamanan dan kemanusiaan masuk dalam agenda pembicaraan.
Penasehat Presiden Rusia Vladimir Medinsky memimpin delegasi Moskwa dalam pembicaraan tersebut. Medinsky memimpin delegasi Rusia dalam negosiasi dengan Ukraina di Istanbul antara Mei dan Juli tahun lalu. Ia juga menjadi bagian dari tim Rusia yang mengadakan pembicaraan damai dengan pejabat Ukraina di Istanbul beberapa pekan setelah invasi Februari 2022 dimulai.
Medinsky tidak berpartisipasi dalam tahap pembicaraan sebelumnya tahun ini.
"Rusia sedikit mengubah tim negosiasi, yang mengejutkan kami," kata Zelenskiy, menambahkan bahwa Kyiv akan melihat bagaimana pembicaraan berjalan setelah ada perubahan tersebut.
Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump, menghadiri pembicaraan sebelumnya dan juga berada di Jenewa. Mereka berpartisipasi dalam negosiasi terpisah dengan pejabat Iran pada Selasa pagi.
Peskov mengungkap bahwa delegasi Rusia akan menyertakan kepala intelijen militer, Igor Kostyukov, yang memimpin delegasi mereka di Uni Emirat Arab.
Utusan Kremlin Kirill Dmitriev juga di Jenewa untuk ikut serta dalam diskusi tentang kerja sama ekonomi dengan AS, tetapi tidak akan menjadi bagian dari delegasi yang berpartisipasi dalam negosiasi trilateral dengan Ukraina, seperti dilaporkan oleh kantor berita Interfax pekan lalu.
Intensitas serangan telah meningkat tajam di kedua belah pihak bulan ini, meski upaya diplomatik yang dipimpin AS untuk mencapai kesepakatan damai terus berlanjut.
Dalam unggahan di media sosial pada Minggu, Zelenskiy mengatakan bahwa pekan lalu, Rusia meluncurkan sekitar 1.300 drone serang, lebih dari 1.200 bom udara berpemandu, dan 50 rudal ke Ukraina, menyerang infrastruktur energi dan sipil lainnya.
Pada Selasa, Rusia melaporkan serangan drone yang membakar infrastruktur kilang minyak di Laut Hitam, sementara Ukraina mengatakan pasukan Rusia menyerang kota pelabuhan Odesa dan wilayah lain.
(bbn)































