Logo Bloomberg Technoz

InJourney Airports Meriahkan Imlek 2026 di 37 Bandara


(Dok. Angkasa Pura)
(Dok. Angkasa Pura)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menyambut Tahun Baru Imlek 2026 dengan menghadirkan rangkaian aktivasi tematik di seluruh bandara yang dikelola. Sebanyak 37 bandara di berbagai wilayah Indonesia turut mengambil bagian dalam perayaan ini dengan konsep yang mengedepankan pengalaman penumpang.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan InJourney Airports dalam meningkatkan customer experience. Perusahaan ingin memastikan bahwa setiap momen besar nasional dapat dirasakan langsung oleh pengguna jasa bandara melalui pelayanan yang hangat dan berkesan.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menegaskan bahwa bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga ruang publik yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. 

“InJourney Airports ingin memberikan pengalaman berkesan dan memorable pada setiap hari besar nasional, termasuk Imlek, sehingga menjadikan bandara-bandara yang kami kelola menjadi bagian yang menyenangkan dari perjalanan. Ini menjadi wujud InJourney Airports dalam melayani dari hati," ujarnya.

Salah satu daya tarik utama perayaan Imlek 2026 di bandara adalah parade barongsai yang digelar bertepatan dengan Tahun Baru Imlek pada 17 Februari 2026. Atraksi ini menarik perhatian penumpang dan pengunjung bandara yang tengah beraktivitas.

Di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, parade barongsai menyapa penumpang di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Kehadiran barongsai di area terminal menciptakan suasana meriah dan menjadi hiburan tersendiri di sela perjalanan.

Parade serupa juga digelar di berbagai bandara lain yang dikelola InJourney Airports. Beberapa di antaranya adalah Bandara Gusti Ngurah Rai Denpasar, Depati Amir Pangkalpinang, Adi Soemarmo Solo, SAMA Sepinggan Balikpapan, Juanda Surabaya, Pattimura Ambon, Sentani Jayapura, serta Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Selain parade barongsai, sejumlah bandara juga menghadirkan tarian bertema Tahun Baru Imlek. Pertunjukan live music dan pembagian souvenir khas Imlek turut melengkapi rangkaian aktivasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penumpang.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya audiens yang menyempatkan diri menyaksikan pertunjukan di tengah aktivitas perjalanan mereka. Kehadiran pertunjukan budaya ini menunjukkan bahwa bandara dapat menjadi ruang interaksi yang hidup dan penuh makna.

Suasana khas Imlek semakin terasa dengan dekorasi tematik yang menghiasi terminal penumpang. Ornamen lampion merah, instalasi naga, hingga photobooth bertema Imlek dipasang di berbagai sudut bandara, menciptakan atmosfer perjalanan yang hangat dan penuh warna.

Dekorasi tersebut tidak hanya menjadi elemen visual, tetapi juga sarana bagi penumpang untuk mengabadikan momen perjalanan. Banyak pengguna jasa yang memanfaatkan area dekorasi sebagai latar berfoto sebelum melanjutkan perjalanan.

Aktivasi Imlek di Tengah Lonjakan Trafik Penerbangan

Rangkaian dekorasi dan aktivasi Imlek 2026 berlangsung di tengah peningkatan lalu lintas penerbangan. Periode libur panjang Imlek pada 14 hingga 17 Februari 2026 berdekatan dengan awal Ramadan 1447 Hijriah, sehingga mendorong mobilitas masyarakat.

Pada periode 14 hingga 16 Februari 2026, jumlah pergerakan penumpang pesawat secara kumulatif di 37 bandara InJourney Airports mencapai sekitar 1,85 juta penumpang. Angka ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata trafik normal Februari yang berada di kisaran 1,67 juta penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang juga diikuti oleh pertumbuhan pergerakan pesawat. Selama periode tersebut, tercatat sekitar 13.000 penerbangan atau naik sekitar 7 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan trafik ini menjadi tantangan tersendiri dalam operasional bandara. Namun, InJourney Airports memastikan bahwa peningkatan tersebut dapat dikelola dengan baik melalui koordinasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Kolaborasi erat antara pengelola bandara, maskapai, otoritas penerbangan, serta seluruh ekosistem penerbangan menjadi kunci kelancaran operasional. Program customer experience yang dijalankan juga berperan penting dalam menjaga kenyamanan penumpang.

“Melalui kolaborasi yang erat antara stakeholders ekosistem penerbangan dan program customer experience di bandara-bandara InJourney Airports, peningkatan lalu lintas penerbangan ini dapat dikelola dengan baik sehingga mobilitas masyarakat pada libur panjang Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadan ini dapat berjalan aman, lancar, nyaman,” imbuh Mohammad R. Pahlevi.

Menurut InJourney Airports, kehadiran aktivasi tematik justru memberikan nilai tambah di tengah padatnya arus penumpang. Suasana meriah di terminal diharapkan dapat mengurangi kejenuhan dan memberikan kesan positif selama menunggu keberangkatan.

Langkah ini juga sejalan dengan transformasi bandara sebagai pusat layanan dan pengalaman. InJourney Airports terus mendorong konsep bandara yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.

Dengan menghadirkan perayaan Imlek 2026 secara serentak di berbagai bandara, InJourney Airports menegaskan komitmennya dalam melayani dari hati. Bandara tidak hanya menjadi titik awal dan akhir perjalanan, tetapi juga bagian dari pengalaman budaya yang berkesan bagi masyarakat.