Kesepakatan ini akan menandai kebangkitan rencana yang pernah dibicarakan Fernandes dua tahun lalu tetapi tidak pernah terwujud karena tantangan dalam mematuhi aturan pencatatan Nasdaq.
Pencatatan saham Next yang sukses akan menjadi yang pertama bagi pengusaha tersebut di luar Malaysia, dan terjadi setelah ia menggabungkan bisnis maskapai penerbangannya di bawah satu entitas.
Fernandes, yang mengatakan bahwa ia bertujuan untuk mendaftarkan semua bisnis non-penerbangannya di bawah perusahaan induk Capital A Bhd. dalam beberapa tahun mendatang, mengatakan bahwa AirAsia telah membangun merek yang begitu kuat sehingga maskapai penerbangan lain, khususnya di kawasan ASEAN, akan bersedia membayar perusahaannya untuk memanfaatkan keahlian dan nilai namanya.
“Kita bisa mendapatkan apa pun dari AirAsia,” katanya.
Fernandes, 61 tahun, juga mengatakan bahwa ia sedang menegosiasikan perpanjangan kontrak lima tahun untuk perannya sebagai CEO Capital A dan sebagai penasihat perusahaan afiliasi AirAsia X Bhd.
(bbn)




























