Logo Bloomberg Technoz

Danantara menetapkan kriteria ketat bagi calon mitra proyek waste to energy (WtE).

Uji coba pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta. Selasa (25/2/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Dari sisi kapabilitas teknis, peserta harus memiliki pengalaman mengoperasikan fasilitas WtE dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari, serta rekam jejak terbukti dalam operasi dan pemeliharaan (O&M) pembangkit WtE.

Sementara dari aspek kapabilitas finansial, calon mitra diwajibkan memiliki aset minimal Rp2,5 triliun per tahun dalam tiga tahun terakhir, ekuitas sekurang-kurangnya Rp700 miliar, serta pendapatan kumulatif minimal Rp900 miliar dalam periode yang sama.

Selain itu, struktur keuangan harus mencerminkan rasio utang yang sehat dengan debt to equity ratio (DER) maksimal 4 kali.

Adapun dari sisi kapabilitas pembiayaan, peserta tender harus memiliki pengalaman dalam pembiayaan setidaknya satu proyek WtE.

Sebagai hasil awal seleksi, sebanyak 24 perusahaan dinyatakan lolos sebagai peserta DPT pada Oktober 2025.

Hanya perusahaan yang masuk dalam daftar DPT tersebut yang berhak mengajukan permintaan proposal (RFP), khususnya untuk wilayah yang dinilai siap dikembangkan sebagai proyek WtE.

Tahap berikutnya adalah negosiasi dan penunjukan mitra yang ditargetkan rampung pada Februari 2026, diikuti penyelesaian aspek legal serta persiapan EPC pada Maret–Mei 2026.

Dengan demikian, groundbreaking proyek WtE direncanakan berlangsung bertahap pada Maret hingga Juni 2026, atau pada kuartal II-2026.

(mfd/naw)

No more pages