Logo Bloomberg Technoz

Meningkatnya keyakinan konsumen pada Januari ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing–masing tercatat 115,1 dan 138,8. Lebih tinggi dibanding dengan bulan sebelumnya sebesar 111,4 dan 135,6.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp8,36 triliun dari sejumlah 20,11 miliar saham yang berhasil diperjualbelikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,21 juta kali.

Tercatat ada penguatan 383 saham, dan sebanyak 282 saham terjadi pelemahan. Sedang terdapat sejumlah 150 saham yang stagnan.

Saham–saham barang baku, dan saham Konsumen non primer menjadi pendukung utama kenaikan IHSG dengan menguat 3,58% dan 2,71%, disusul oleh menguatnya saham energi mencapai 2,04%. Sedang, saham–saham Konsumen primer mengalami penguatan 1,12%.

Sejumlah saham–saham barang baku yang menjadi pendorong kebangkitan IHSG ialah saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang melesat 24,6%, saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang naik 24,4%, dan saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menguat 11,1%.

Senada, saham Konsumen non primer juga naik mendukung penguatan IHSG, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melejit 17%, saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) melesat 13,2% dan saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) menguat 12,7%.

Sementara saham–saham LQ45 yang berisikan saham unggulan juga ikut menguat dan terbang tinggi di zona hijau, antara lain saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melesat 6,51%, dan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang menguat 6,35%.

Senada, saham PT XL Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terbang 6,35%, dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melonjak 5,04%.

Adapun kinerja Bursa di Asia siang hari ini juga kompak di zona hijau. Indeks NIKKEI 225 melesat 4,28%, Kospi melejit 3,86%, Hang Seng Hong Kong menguat 1,45%, Shanghai terapresiasi 1,17%, dan Strait Times Singapore menguat 0,66%.

(fad)

No more pages