Logo Bloomberg Technoz

Namun, seiring dengan semakin jelasnya struktur organisasi ini, para sekutu AS di Eropa, pemimpin organisasi internasional, dan para pakar mulai mengekspresikan kebingungan atas tujuan sebenarnya dari dewan tersebut. Sebagai contoh, draf piagam organisasi tersebut bahkan tidak menyebutkan kata "Gaza". Hal ini membuat sekutu dekat seperti Inggris, Prancis, dan anggota Uni Eropa lainnya merasa cukup khawatir hingga memilih untuk tidak terlibat.

Baru-baru ini, pemerintahan Trump mencoba meredam kekhawatiran bahwa dewan tersebut dimaksudkan untuk menggantikan peran PBB atau memiliki kewenangan di luar wilayah Gaza—meskipun draf piagamnya sendiri menunjukkan indikasi sebaliknya.

Trump sempat mengecam sekutu G-7 yang menjauh dari dewan ini dengan mengancam akan memberlakukan tarif terhadap Prancis dan membatalkan undangan bagi Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Trump juga tidak mengundang Denmark, negara yang wilayahnya, Greenland, telah berulang kali ia nyatakan ingin dikuasai oleh AS.

Dalam draf piagamnya, organisasi yang dipimpin langsung oleh Trump ini disebut sebagai lembaga yang “berupaya mempromosikan stabilitas, memulihkan tata kelola yang dapat diandalkan dan sah, serta mengamankan perdamaian abadi di wilayah yang terkena dampak atau terancam oleh konflik.”

(bbn)

No more pages