Pantai Kuta dipilih karena perannya yang sangat vital bagi Bali. Kawasan ini bukan hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga merupakan bagian dari ekosistem alam yang menopang kehidupan masyarakat sekitar.
Dalam konteks pariwisata, pantai memiliki posisi yang strategis. Keindahan pesisir Bali selama ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Pulau Dewata.
Kesadaran tersebut mendorong pelaku industri pariwisata untuk terlibat aktif. Melalui kegiatan ini, sektor usaha tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga mengambil peran sebagai penjaga lingkungan.
General Manager Discovery Kartika Plaza Hotel, Luis Daniel Garcia, menegaskan pentingnya peran tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberlangsungan pariwisata Bali sangat bergantung pada kelestarian alam, khususnya kawasan pantai.
“Pantai merupakan jantung pariwisata Bali. Melalui Curve Beach Cleaning, kami berupaya merawat pesisir pantai sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Luis Daniel Garcia.
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak bisa dilepaskan dari aktivitas pariwisata. Tanpa pantai yang bersih dan sehat, daya tarik Bali akan semakin tergerus.
Selain Discovery Kartika Plaza Hotel, keterlibatan Discovery Mall dan Savaya Group memperkuat pesan kolaborasi lintas sektor. Sinergi ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat dilakukan bersama tanpa memandang perbedaan bidang usaha.
Artha Graha Peduli Bali sebagai mitra kegiatan turut menekankan pentingnya kerja sama. Organisasi ini selama ini aktif dalam berbagai program sosial dan lingkungan di Bali.
Koordinator Artha Graha Peduli Bali, Steve Sumolang, menyampaikan bahwa tantangan lingkungan membutuhkan upaya kolektif. Menurutnya, tidak ada satu pihak pun yang dapat menyelesaikan persoalan lingkungan secara sendiri.
“Tantangan lingkungan membutuhkan tanggung jawab bersama. Ketika dunia usaha, komunitas, dan organisasi bersatu, perubahan yang bermakna dan berkelanjutan bagi Bali dapat terwujud,” ungkap Steve Sumolang.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan dampak jangka panjang. Aksi bersih pantai dinilai lebih efektif ketika dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.
Komitmen Jangka Panjang Pesisir Bali
Curve Beach Cleaning dipandang sebagai simbol komitmen jangka panjang terhadap kelestarian pesisir Bali. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai aksi sesaat, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, para peserta juga diajak untuk merefleksikan kebiasaan sehari hari yang berdampak pada lingkungan. Penggunaan plastik sekali pakai menjadi salah satu isu utama yang disoroti dalam aksi tersebut.
Sampah plastik yang terangkat dari Pantai Kuta menjadi gambaran nyata permasalahan lingkungan pesisir. Jika tidak ditangani secara serius, limbah tersebut berpotensi merusak ekosistem laut dan mengancam biota.
Selain dampak ekologis, pencemaran pantai juga berdampak pada sektor ekonomi. Pariwisata Bali sangat bergantung pada citra lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Oleh karena itu, inisiatif seperti Curve Beach Cleaning memiliki nilai strategis. Kegiatan ini tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Discovery Kartika Plaza Hotel, Discovery Mall, dan Savaya Group bersama Artha Graha Peduli Bali berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak. Kepedulian terhadap pesisir diharapkan tumbuh tidak hanya di kalangan industri, tetapi juga masyarakat luas.
Aksi kolaboratif ini menjadi pengingat bahwa menjaga Bali adalah tanggung jawab bersama. Setiap langkah kecil, termasuk memungut sampah di pantai, memiliki arti besar bagi masa depan Pulau Dewata.
Melalui Curve Beach Cleaning, para pelaku usaha dan organisasi sosial menegaskan komitmen mereka. Tujuannya jelas, yakni menjaga kelestarian pesisir Bali agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
(tim)






























