Logo Bloomberg Technoz

BGN Akan Ukur Tinggi Badan Siswa yang Terima MBG untuk Evaluasi

Dinda Decembria
29 January 2026 15:30

Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Angkasa 5 Halim, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Angkasa 5 Halim, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya akan dievaluasi dari sisi distribusi, tetapi juga dari dampaknya terhadap pertumbuhan fisik dan kualitas anak Indonesia dalam jangka panjang.

“Oh begini, tentu saja itu akan jadi bagian dari output yang harus diukur. Nanti yang mengukurnya harus lembaga independen,” kata Dadan kepada awak media, di Kantor Kemenko Pangan, Kamis (29/1).

Ia mencontohkan bagaimana program makan bergizi di Jepang dilakukan dengan pengukuran dampak jangka panjang.


Dalam program tersebut, terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata tinggi badan masyarakat Jepang sejak tahun 1940-an hingga tahun 2000-an, yang disebut berkaitan erat dengan peningkatan kualitas gizi.

“Jadi bukan hanya potensi genetik, tapi juga kualitas gizi. Nah, Indonesia akan seperti itu,” ujarnya.