Saat itu, dirinya bertugas memastikan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 yang masih dirancang oleh rezim Presiden Joko Widodo agar selaras dengan rencana program Prabowo.
"Salah satu yang sebetulnya membantu Kemenkeu, di bawah Bu Sri Mulyani merancang anggaran tahun berikutnya untuk supaya anggaran Presiden Prabowo [nanti menjabat] itu masuk," tutur dia.
Dalam konteks saat ini, dia menyebut hal itu tidak serta-merta juga akan membuat independensi bank sentral akan berkurang. Apalagi, segala kebijakan BI diatur dalam Undang-undang tersendiri.
"Kalau kita percaya bahwa Undang-undang itu ada, itu gak bisa serta-merta tiba-tiba berubah gara-gara seorang seperti saya masuk. Tapi dari segi nilai tambahnya itu menurut saya, justru merekat dari segi komunikasi."
(lav)



























