Logo Bloomberg Technoz

Ia juga meminta agar investor, khususnya investor ritel dan domestik, tidak terbawa suasana kepanikan. “Saya butuh bantuan teman-teman semua media  juga untuk bantu menenangkan bahwa apa yang dilakukan ini belum selesai. Apa yang disampaikan oleh MSCI belum end of the kondisi yang terburuk,” lanjut Iman.

Menurut Iman, BEI tetap menghormati metodologi yang digunakan oleh MSCI. Namun, pada saat yang sama, pihaknya juga berupaya menyampaikan gambaran kondisi riil pasar modal Indonesia kepada penyedia indeks global tersebut.

Pada kesempatan yang sama Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menyampaikan bahwa investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sekitar Rp 3 triliun pada sesi I perdagangan Rabu seiring dengan tekanan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Which is menurut kita Rp 3 triliun dari Rp 30 triliun, karena posisinya sebenarnya asing juga masih ada beli gitu loh dan cukup banyak belinya. Jadi kalau impact margin kemungkinan besar begitu,” ujar Irvan.

Meski demikian, Irvan menilai tekanan terhadap IHSG tersebut tidak menimbulkan isu signifikan bagi investor ritel. Hingga kini, tidak terdapat dampak besar terkait margin call atau peringatan dari broker, karena investor domestik masih cukup kuat menopang aktivitas perdagangan.

Selain itu, Iman juga mengungkapkan bahwa nilai transaksi bursa sejatinya berpotensi mencapai Rp31 triliun apabila tidak terdapat pengumuman dari MSCI. “Hari ini tanpa adanya MSCI bikin report announcement Rp 31 triliun. Pak Irvan bilang tadi, hari ini yang keluar berapa Rp 3,6 triliun dari Rp 30 triliun. Jadi 90% masih percaya market kita,” pungkas Iman.

(rtd/wep)

TAG

No more pages
← Prev article

Artikel Terkait

Baca Juga

Lainnya

Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone