Logo Bloomberg Technoz

Danantara Lebur BUMN Asuransi Jadi Tiga Tahun Ini

Artha Adventy
29 January 2026 07:50

Ilustrasi Asuransi. (Envato/89STOCKER)
Ilustrasi Asuransi. (Envato/89STOCKER)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara akan mengonsolidasikan perusahaan asuransi milik BUMN menjadi tiga entitas pada 2026. Langkah ini diambil untuk memperbaiki tata kelola, memperkuat struktur industri, serta menekan berbagai risiko yang selama ini membayangi sektor asuransi BUMN.

Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan, saat ini terdapat sekitar 15 perusahaan asuransi BUMN yang tengah dipetakan untuk masuk dalam proses konsolidasi. Menurutnya, persoalan di sektor asuransi BUMN tidak hanya menyangkut kondisi keuangan, tetapi juga struktur industri yang terlalu terfragmentasi.

“Kita punya sekitar 15 perusahaan asuransi BUMN dan tahun 2026 ini akan kita lakukan konsolidasi. Kita dorong nanti hanya menjadi tiga perusahaan asuransi,” kata Dony di Jakarta, Rabu (28/1/2026).


Dony memamparkan bahwa tiga entitas tersebut masing-masing akan berfokus pada asuransi jiwa (life insurance), asuransi umum (general insurance), serta asuransi kredit. Namun khusus untuk asuransi kredit, Danantara masih melakukan peninjauan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperjelas pemisahan antara bisnis asuransi murni dan penjaminan.

Selain asuransi langsung, Danantara juga menilai jumlah perusahaan reasuransi BUMN saat ini terlalu banyak. Tercatat terdapat tiga perusahaan reasuransi BUMN, yakni Nasional Reasuransi Indonesia (NasRe), Reasuransi Indonesia Utama (RIU), dan Tugu Reasuransi Indonesia, yang juga masuk dalam agenda konsolidasi.