“Kalau LAA-nya kita tingkatkan, SF-nya bertambah, sekarang kan 8-10, jadi 12 jam.Terus dengan nanti bloknya kita tambah atau kita bikin dia moving block, kan nanti headway-nya bisa kayak LRT tuh. Bisa 3-4 menit. Sehingga kapasitasnya bisa naik 2 kali.” sebut Bobby.
Selain 30 Train Set yang dijanjikan ke Presiden, Bobby juga bilang bahwa KAI tengah mengoperasikan 4 Trainset yang berasal dari INKA. Ia menyebut akan ada 2 yang akan segera dioperasikan, selanjutnya 6 trainset yang akan dikirim hingga Februari.
“Berarti di Maret, April itu kita akan operasikan 12 yang INKA plus dengan 11 yang Cina.” kata Bobby.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyetujui pengajuan anggaran yang diajukan PT KAI untuk menambah rangkaian KRL Commuter Line Jabodetabek. Prabowo menyetujui anggaran Rp5 triliun untuk penambahan 30 rangkaian Commuter Line.
"30 rangkaian baru, 1 rangkain butuh uang US$9 juta, totalnya Rp4,8 triliun, 5T saya setujui,” kata Prabowo.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
"Kalau untuk rakyat banyak saya tak ragu-ragu, uang kita hemat, tapi kepentingan rakyat diatas segala kepentingan, tegas Prabowo.
"Bisa berapa bulan Dirut KAI? aku kasih (waktu) satu tahun," ujar Prabowo.
(ell)






























