Logo Bloomberg Technoz

Market Cap Cuma Rp27 T, Target Harga RLCO Jauh Lampaui BBCA

Artha Adventy
27 January 2026 10:45

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean)
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Belum lama resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) ditargetkan melonjak hingga menyentuh Rp80.000/saham hingga diproyeksikan masuk dalam indeks bergengsi MSCI oleh underwriternya, PT Samuel Sekuritas Indonesia.

Target harga tersebut muncul di tengah reli tajam saham RLCO sejak penawaran umum perdana (IPO). Saat ini, saham RLCO masih berada dalam status suspensi perdagangan oleh BEI menyusul kenaikan harga yang signifikan.

Hingga sebelum suspensi, saham RLCO tercatat di level Rp8.700/saham, atau telah melonjak sekitar 5.080% dibandingkan harga IPO sebesar Rp168/saham pada 8 Desember 2025.


Seiring lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar RLCO membengkak menjadi sekitar Rp27,19 triliun, meskipun emiten ini baru berstatus perusahaan tercatat dalam waktu relatif singkat.

Dalam riset terbarunya, Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan kinerja RLCO akan ditopang oleh pertumbuhan kuat bisnis ekspor sarang burung walet serta ekspansi produk konsumen berbasis kesehatan. Samuel memperkirakan RLCO mampu membukukan pertumbuhan pendapatan dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 21,5% sepanjang 2024–2027, didukung permintaan ekspor yang solid, khususnya dari China dan Hong Kong.