Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Ungkap Istilah Kapal Keruk di TNI: Pimpinan yang Korup

Dovana Hasiana
12 January 2026 19:20

Presiden Prabowo Subianto kembali beri kenaikan pangkat istimewa kepada purnawirawan TNI dan Polri. (Dok. BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto kembali beri kenaikan pangkat istimewa kepada purnawirawan TNI dan Polri. (Dok. BPMI Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan terdapat istilah "Kapal Keruk" yang tersebar di antara personel Tentara Nasional Indonesia (TNI). Istilah ini digunakan untuk menggambarkan para pemimpin TNI yang korup atau maling. 

Menurutnya, praktik lancung yang dilakukan oleh komandan TNI tersebut akan langsung diketahui oleh para anak buahnya. Bila anak buah sudah menyematkan julukan itu, maka akan melekat kepada pemimpin korup itu hingga selamanya. 

"Pengalaman saya di tentara, [kalau] pemimpin itu maling, cepat anak buah tahu. Mungkin orang luar tidak tahu. Mungkin Badan Pemeriksa Keuangan bisa dikibuli, KPK bisa dikibuli, tetapi anak buah akan tahu," ujar Prabowo di sela-sela agenda Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP, Balikpapan, Senin (12/1/2026). 


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan bahwa pemimpin harus memberikan contoh bagi para anak buah. Dia mengutip semboyan pendidikan yang mengatakan Ing     Ngarso Sung Tulodo, yang artinya adalah di depan memberikan teladan. 

Alih-alih bertindak sebagai maling, Prabowo menghendaki agar pemimpin bisa membangun rasa nasionalisme dan cinta tanah yang tinggi. Kepala Negara mengatakan perusahaan di Indonesia bisa berkaca pada perusahaan di Korea dan Jepang yang memiliki cinta tanah air yang tinggi.