Logo Bloomberg Technoz

Adapun saham barang baku yang jadi penyebab merahnya IHSG adalah, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang ambles 9,35%, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) juga jatuh mencapai 7,81%, dan saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang drop 6,79%.

Selanjutnya saham–saham teknologi juga jadi pemicu pelemahan IHSG i.a, saham PT Bukalapak Tbk (BUKA) dengan penurunan 2,98%, saham PT WIR ASIA Tbk (WIRG) melemah 2,78%, dan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terdepresiasi 1,49%.

Pada saham–saham unggulan LQ45 juga tercatat merah, adapun saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pelemahannya mencapai 7,82%, disusul oleh saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) ambles 5,98%, dan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) drop 5,88%.

Disusul oleh amblesnya harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang jatuh 5,14%, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terpeleset 4,42%, dan juga PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 2,86%.

Adapun Bursa Saham Asia juga kompak melemah pada perdagangan hari ini. Indeks NIKKEI 225 ambles 1,63%, Hang Seng Hong Kong jatuh 1,17%, SENSEX India drop 0,96%, CSI 300 China melemah 0,82%, TOPIX mencatat pelemahan 0,77%, FTSE Malaysia KLCI turu 0,43%, dan Shanghai Composite terdepresiasi 0,07%. 

Arah Teknikal IHSG

Riset Phintraco Sekuritas menyebut, IHSG ditutup melemah di level 8.925 pada perdagangan Kamis, setelah sempat menembus level psikologis 9.000. 

Sector basic material mencatatkan pelemahan paling dalam akibat profit taking setelah reli selama beberapa hari. Rupiah berlanjut melemah pada level Rp16.793/US$ di pasar spot, berdasarkan data Bloomberg, yang didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global serta defisit APBN 2025 yang lebih besar dari target. 

“Secara teknikal, indikator Stochastic RSI IHSG berada di area overbought dan berpotensi membentuk death cross,” terang Phintraco, Kamis.

Selain itu IHSG membentuk pola shooting star yang mengindikasikan potensi pembalikan arah setelah reli selama beberapa hari dan mencapai level tertinggi baru. 

“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menguji level 8.850 – 8.900.”

Senada dengan arah tersebut, Panin Sekuritas menyebutkan IHSG ditutup di zona merah, setelah menghadapi uji resistance 9.000.

Stochastic death cross di area overbought, lanjut Panin, Jika IHSG melemah di bawah MA–5 pada level 8.873, maka ada kemungkinan melanjutkan pelemahan menuju support MA–20 pada level 8.716 sampai dengan Lower Parallel Channel mencapai 8.600. 

“Area ini diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG,” papar Panin dalam riset terbarunya.

(fad/ain)

No more pages