Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Klaim Cadangan Beras Awal Tahun Capai 12,5 Juta 

Merinda Faradianti
05 January 2026 17:40

Calon pembeli memilih beras di salah satu agen di Kawasan Pejaten, Jakarta, Selasa (12/8/2025) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon pembeli memilih beras di salah satu agen di Kawasan Pejaten, Jakarta, Selasa (12/8/2025) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengeklaim stok beras di awal tahun 2026 mencapai 12,529 juta ton. Perolehan angka ini sudah termasuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Perum Bulog sebesar 3,248 juta ton.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, torehan 12,529 juta ton stok beras di awal tahun 2026 ini merupakan peningkatan apabila dibandingkan dengan 2 tahun terakhir.

Tercatat ada peningkatan hingga 203,05% terhadap stok awal tahun 2024 yang kala itu berada di angka 4,134 juta ton. Sementara terhadap stok awal tahun 2025 telah meningkat 49,12% karena stok awal 2025 berada di 8,402 juta ton.


"Tentu kita patut bersyukur dengan kondisi stok beras secara nasional untuk awal tahun 2026, sangat tinggi dan sangat aman. Indonesia tidak perlu impor beras konsumsi di tahun 2026," katanya Senin (5/1/2026).

Ia melanjutkan, keputusan tidak ada impor beras umum dan bahan baku industri ini diambil pemerintah saat menetapkan Neraca Komoditas Tahun 2026.