Logo Bloomberg Technoz

Puncak Konsumsi Batu Bara Diramal pada 2030

Redaksi
13 November 2025 07:00

Timbunan batu bara di Pelabuhan Caofeidian di Tangshan, Provinsi Hebei, Tiongkok./dok. Bloomberg
Timbunan batu bara di Pelabuhan Caofeidian di Tangshan, Provinsi Hebei, Tiongkok./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Energi Internasional (IEA) memproyeksikan permintaan puncak batu bara bakal terjadi pada 2030.

IEA menerangkan sejumlah dinamika pasar batu bara nanti bakal ditentukan oleh China, India, Indonesia dan sejumlah negara di Asia Tenggara.

“Sekitar setengah dari permintaan batu bara global digunakan untuk pembangkitan listrik di negara-negara tersebut,” tulis IEA dalam laporan terbarunya, Rabu (12/11/2025).


IEA berpendapat prospek batu bara di sejumlah negara itu bakal tergantung dari kemampuan mengadopsi gas ke sistem kelistrikan serta kapasitas energi baru terbarukan (EBT).

Menurut IEA, penambahan kapasitas EBT di negara berkembang rata-rata mencapai lebih dari 600 gigawatt (GW) per tahun hingga 2035.