Logo Bloomberg Technoz

Untuk menekan beban operasional, Blibli berencana mengoptimalkan biaya iklan dan pemasaran melalui penguatan model bisnis omnichannel serta memperluas sinergi ekosistem guna mendorong loyalitas pelanggan. Perusahaan juga akan meningkatkan otomatisasi proses kerja dengan pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung efisiensi jangka panjang.

Meskipun mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 25,6% hingga September 2025, Blibli masih menanggung rugi bersih Rp1,84 triliun. Komponen beban terbesar selain gaji antara lain berasal dari diskon, biaya pemasaran, serta beban operasional lainnya.

Manajemen menegaskan, setelah restrukturisasi ini, perusahaan akan memiliki basis biaya yang lebih ramping sehingga dapat membantu perbaikan kinerja keuangan ke depan.

(dhf)

No more pages