Menurutnya, perwakilan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) berjanji akan menyampaikan ke pemilik perusahaan. Hal yang terang, DPR meminta bahwa proses PHK tidak dilanjutkan saat ini supaya tidak ada pelanggaran terhadap prosedur yang berlaku.
“Manajemennya atau pengambilan keputusannya tidak hadir karena kita datangnya juga tidak kasih tahu. Sehingga tadi kita sudah berbicara dengan perwakilan dari perusahaan,” ujarnya.
Menurutnya, perwakilan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) berjanji akan menyampaikan ke pemilik perusahaan. Hal yang terang, DPR meminta bahwa proses PHK tidak dilanjutkan saat ini supaya tidak ada pelanggaran terhadap prosedur yang berlaku.
Berdasarkan keterangan dari perwakilan tersebut, Dasco melanjutkan, belum ada pekerja yang terdampak PHK dan masih bekerja seperti biasa. Dasco juga mengatakan PHK dilakukan karena adanya efisiensi yang harus dilakukan oleh perusahaan.
“Sebenarnya tidak massal. Namun karena ada hitung-hitungan efisiensi restrukturisasi yang harus dilakukan oleh perusahaan. Nah ini dalam dunia usaha biasa,” ujarnya.
“Namun hendaknya harus mengacu pada perjanjian kerja bersama dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku.”
Akhir Oktober 2025 lalu, kabar PHK melanda pabrik produsen ban Michelin di Cikarang, Jawa Barat. Ratusan orang kena PHK diduga akibat penurunan produksi imbas sepinya permintaan. Kabar tersebut mulanya terungkap dari Presiden KSPI Said Iqbal.
(ell)































