Purbaya Bicara Penggunaan Dana Kemenkeu Rp25 T di BTN
Merinda Faradianti
03 November 2025 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Bank Tabungan Negara (BTN) belum maksimal menggunakan dana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ditaruh pada bank itu. BTN baru menyalurkan 19% dana dari Rp25 triliun yang ditempatkan.
Menurutnya, lambatnya penyaluran dana tersebut ke dalam bentuk kredit menggambarkan lemahnya permintaan di sektor perumahan Indonesia. Kondisi ini mungkin akan membaik jika pertumbuhan pendapatan masyarakat sudah kembali membaik pada 2026.
“Mungkin ekonomi jalan dulu baru pelan-pelan [permintaan dari sektor perumahan] bakal tumbuh. Jadi tidak bisa dipaksakan orang beli rumah ketika income (pendapatan) belum jelas,” ungkap Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Sekadar informasi, Kemenkeu mengalihkan dana sebesar Rp200 triliun yang mengendap di Bank Indonesia (BI) ke bank-bank plat merah. Tujuannya, untuk meningkatkan likuiditas bank dan mendorong pertumbuhan kredit dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Kemenkeu, hingga akhir September 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dana Rp40,6 triliun dari Rp55 triliun dana Kemenkeu yang diendapkan. BRI telah menyalurkan Rp33,9 triliun dari Rp55 triliun. BNI menyalurkan Rp27,6 triliun dari Rp55 triliun. BSI menyalurkan Rp5,5 triliun dari Rp10 triliun.































