Logo Bloomberg Technoz

Skema Kompensasi Baru, Penyaluran Pertalite Diramal Lebih Stabil

Azura Yumna Ramadani Purnama
23 October 2025 12:00

Antrian pengisian BBM di SPBU Pertamina. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Antrian pengisian BBM di SPBU Pertamina. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perubahan skema pembayaran kompensasi energi diharapkan akan membuat penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite oleh PT Pertamina (Persero) lebih terjamin, sebab perseroan akan memiliki dana yang lebih stabil untuk melakukan pengadaan impor dan distribusi bensin.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Muhammad Ishak Razak berpendapat perubahan skema pembayaran kompensasi akan membuat piutang jangka pendek Pertamina berkurang. Dengan begitu, bakal terdapat dana yang dialokasikan perusahaan untuk kegiatan operasional atau investasi lainnya.

“Kaitannya dengan penyaluran BBM subsidi dan penugasan, seperti Pertalite, juga akan lebih terjamin karena memiliki likuiditas yang lebih pasti untuk pengadaan termasuk impor dan distribusi BBM,” kata Ishak saat dihubungi, Kamis (23/10/2025).


Dihubungi secara terpisah, ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai perubahan skema pembayaran dana kompensasi energi tersebut bisa membantu Pertamina menjaga stok operasional, mengamankan rencana impor, dan mereduksi risiko pengetatan volume mendadak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Petugas mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina Rest Area Tol Tangerang-Jakarta KM 14, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Dia menilai, skema pembayaran dana kompensasi energi tersebut berpotensi membuat piutang Pertamina turun, serta kebutuhan pinjaman jangka pendek menjadi menyusut.