Logo Bloomberg Technoz

Mediator Gedung Putih Steve Witkoff dan Jared Kushner tiba di Israel pada Senin dan segera mengadakan pertemuan untuk memperkuat gencatan senjata. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan tiba pada Selasa.

Minggu malam, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan mereka telah "memulai penegakan kembali gencatan senjata" dan memperingatkan akan "membalas dengan tegas setiap pelanggaran."

Israel melancarkan serangan terhadap Hamas di Gaza dan menghentikan pengiriman bantuan pada Minggu setelah menuduh kelompok yang didukung Iran itu bertanggung jawab atas serangan mendadak yang menewaskan dua tentara di bagian selatan wilayah tersebut.

IDF mengatakan pihaknya membalas dengan menyerang fasilitas penyimpanan senjata dan lokasi lainnya. Mereka juga mengklaim telah menghancurkan beberapa kilometer terowongan bawah tanah.

Setidaknya sebagian pasokan bantuan telah dilanjutkan, meski perlintasan perbatasan utama Rafah masih ditutup.

Gedung Putih memperkirakan kesepakatan itu akan berantakan, tetapi tetap optimistis tidak akan gagal. Trump mempresentasikan gencatan senjata sebagai peluang terbaik untuk mengakhiri perang di Gaza, yang telah menghancurkan wilayah Palestina dan mengganggu stabilitas Timur Tengah secara luas.

Militer Israel menguasai 53% Jalur Gaza setelah mencapai kesepakatan gencatan senjata. (Bloomberg)

"Ini akan rumit," kata Vance kepada wartawan pada Minggu. "Akan ada pasang surut."

Hamas menyatakan tetap berkomitmen pada gencatan senjata dan telah kehilangan kontak dengan, dan oleh karena itu tidak bisa bertanggung jawab atas, setiap pejuang Palestina yang beroperasi di Rafah.

Berdasarkan rencana Trump, Hamas akan melucuti senjata dan menyerahkan sisa kekuasaannya pada pemerintahan alternatif Palestina yang diawasi pihak asing. Hamas belum menyetujui syarat tersebut, yang dimaksudkan menjadi bagian penting dari tahap negosiasi selanjutnya untuk secara resmi mengakhiri konflik.

Dalam kesepakatan awal, Hamas mengatakan akan membebaskan semua 48 sandera yang ditahannya dan IDF akan mulai menarik pasukannya.

Seluruh 20 sandera yang masih hidup dibebaskan sepekan lalu, bersamaan dengan hampir 2.000 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel. Namun, Hamas baru mengembalikan jenazah 12 sandera yang meninggal.

Mereka mengatakan membutuhkan bantuan ahli untuk menemukan jenazah lainnya di antara reruntuhan Gaza, tetapi Israel menuduh kelompok tersebut menunda-nunda.

Pasukan dan tank Israel sejauh ini telah dipindahkan ke "garis kuning" yang masih menyisakan lebih dari separuh wilayah kantong yang hancur di bawah kendali mereka.

Kantor berita resmi Palestina, WAFA melaporkan serangan tentara Israel pada Minggu menewaskan 44 orang di Jalur Gaza, mengutip sumber-sumber medis.

Dalam insiden Minggu, kata militer, warga Palestina menembakkan roket dan senjata anti-tank ke arah pasukan Israel yang beroperasi di Rafah, kota selatan di sisi Israel dari garis kuning. Dua tentara terluka dan dua lainnya tewas.

Pasokan bantuan ke Gaza telah meningkat sejak gencatan senjata dimulai, tetapi tidak dalam skala yang menurut PBB dibutuhkan. Lembaga pemantau yang didukung PBB menyatakan terjadi bencana kelaparan di sebagian wilayah tersebut pada akhir Agustus, akibat blokade Israel terhadap barang-barang penting seperti makanan dan obat-obatan. Israel membantah krisis tersebut telah mencapai titik kelaparan.

Kesepakatan Trump mendapat dukungan dari negara-negara Arab, Muslim, dan Barat, beberapa di antaranya telah menyatakan minat untuk berkontribusi pada pasukan stabilisasi pasca-perang di Gaza.

Gugus tugas multinasional kini sedang dibentuk di Israel. Perwakilan militer dari setidaknya dua negara lain bergabung dengan kepemimpinan AS, menurut seorang pejabat yang meminta anonimitas. Pada Sabtu, Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan telah mengirim tiga tentara ke Pusat Koordinasi Militer Sipil di Israel selatan.

Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 250 orang. Lebih dari 68.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di sana. Lebih dari 450 tentara Israel tewas dalam pertempuran tersebut.

(bbn)

No more pages