Logo Bloomberg Technoz

"Itu sinyal confidence (percaya) ke ekonomi dan ke perusahaan-perusahaan mulai membaik kan. [Ke depan], asing pelan-pelan akan masuk lagi. Jadi untuk menambah sentimen positif ke ekonomi harus seperti itu memang. Cadev digunakan untuk itu," tutur dia.

BI sebelumnya melaporkan posisi cadev sebesar US$ 148,7 miliar, atau mengalami penurunan hingga US$ 2 miliar dibandingkan posisi sebelumnya.

BI menjelaskan, penurunan posisi cadev itu dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi selama bulan lalu.

Penurunan ini menandai bulan ketiga berturut–turut, dengan total cadangan devisa yang menyusut hingga mencapai US$7 miliar sepanjang tahun ini. 

“Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap kuat sejalan dengan prospek ekspor yang tetap terjaga serta neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang tetap menarik," tulis BI dalam laporan terbarunya.

(lav)

No more pages