Adapun transaksi keempat adalah pengambilalihan saham CSI dan MIM yang dimiliki BPN oleh CDIA dan anak usahanya, PT Chandra Samudera Port (CSP). Nilai transaksi ini mencapai Rp2,68 triliun sesuai dokumen resmi.
Manajemen menyampaikan, setelah transaksi keempat tuntas, BPN melunasi kewajiban pinjamannya kepada CDIA. Dengan demikian, seluruh utang BPN atas pinjaman perseroan dinyatakan lunas.
Pasca aksi korporasi ini, CDIA menguasai 99% saham CSI dan MIM, sementara satu lembar saham masing-masing entitas dipegang CSP. Kedua perusahaan kini terkonsolidasi penuh di bawah CDIA.
Selain itu, CDIA juga memberikan pinjaman modal kerja kepada PT Redeco Petrolin Utama senilai Rp11 miliar. Pinjaman tersebut berbunga 8,11% per tahun dengan tenor 36 bulan yang dapat diperpanjang.
Redeco Petrolin Utama bergerak di bidang perdagangan besar non-otomotif, pergudangan, dan aktivitas penunjang transportasi. Entitas ini juga mengelola bisnis perdagangan bahan dan barang kimia, serta layanan penyimpanan.
(dhf)



























