Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain General Manager Personal Care Unilever Indonesia pada periode 2021–2025, Group Chief Marketing Officer Gojek pada 2019–2021, serta VP Strategic Transformation untuk kawasan Asia Tenggara dan Australia–Selandia Baru di Unilever pada 2016–2019.
Pendapatan Turun
Entitas Semen Indonesia PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan penurunan pendapatan sepanjang semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, SMCB mencatat pendapatan sebesar Ro4,97 triliun. Pendapatan ini turun 8,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp5,42 triliun.
Pelemahan ini terutama disumbang hampir seluruh lini usaha perseroan. Pendapatan dari penjualan semen turun menjadi Rp4,51 triliun dari Rp4,86 triliun, sedangkan penjualan beton siap pakai merosot menjadi Rp395,13 miliar dari Rp497,22 miliar. Penjualan agregat tercatat sebesar Rp58,19 miliar. Selain itu, pendapatan jasa konstruksi menyusut signifikan menjadi Rp7,82 miliar dari sebelumnya Rp12,02 miliar.
Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok juga ikut tergerus menjadi sebesar Rp3,93 triliun dari sebelumnya sebesar Rp4,45 triliun. Alhasil laba kotor tercatat sebesar Rp1,03 triliun.
Meski demikian, laba kotor tersebut tertekan beberapa pos yang naik seperti beban usaha distribusi dan penjualan sebesar Rp430,20 miliar dan rugi selisih kurs yang sebesar Rp16,31 miliar.
Adapun Laba periode berjalan perseroan tercatat sebesar Rp266,52 miliar, meningkat 63% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp163,52 miliar.
Sementara itu, jumlah liabilitas SMBC tercatat sebesar Rp7,92 triliun per akhir Juni 2025. Rinciannya liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp4,66 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp7,92 triliun.
Kemudian jumlah ekuitas sebesar Rp12,81 triliun dengan total aset mencapai Rp20,74 triliun.
(dhf)


























