Logo Bloomberg Technoz

Di Eropa, harga batu bara di pasar Rotterdam (Belanda) melemah lebih dari 1% pada perdagangan kemarin. Harga pun menyentuh titik terendah sejak Februari tahun lalu.

Sumber: Bloomberg

Sekira satu dekade lalu, batu bara masih menyumbang sekitar 25% dari bauran energi pembangkit listrik di Benua Biru. Tahun lalu, angkanya menyusut hingga kurang dari 10%.

Batu bara praktis hanya menjadi sumber energi cadangan. Energi fosil ini baru dimanfaatkan jika pembangkit tenaga angin dan matahari sedang kurang optimal karena faktor cuaca.

Analisis Teknikal

Bagaimana ‘ramalan’ harga batu bara untuk hari ini? Apakah akan terjadi koreksi empat hari beruntun?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara masih bertahan di zona bullish. Tercermin dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 56. RSI di atas 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 100. Paling tinggi, sangat jenuh beli (overbought).

Hari ini, sepertinya harga batu bara akan bergerak sideways. Target support ada di kisaran US$ 103-101/ton.

Adapun target resisten kemungkinan ada di level U$ 106-109/ton.

No more pages