"Beberapa merek asing asal China menunjukkan ketertarikan untuk buka outlet di mal Jabodetabek," sebutnya. Sebagai informasi saja, beberapa merek F&B China memang cukup ekspansif di tahun ini seperti merek minuman Chagee dan Tomoro serta restoran Haidi Lao.
Berpotensi Naikkan Harga Sewa
Sedangkan untuk harga sewa, Colliers menyebut masih stabil hingga akhir 2025. Menurut Ferry, mal dengan tingkat hunian tinggi terutama mal kelas atas bisa jadi akan mempertimbangkan menaikkan biaya hunian.
"Menguatnya tingkat permintaan akan mendorong pemilik mal mempertimbangkan menaikkan tarif sewa, tumbuh sekitar 2% per tahun," sebutnya.
Colliers menyebut ruang kosong pusat perbelanjaan menengah ke bawah di wilayah Jakarta berkisar di angka 29,1%. Sementara itu, ruang kosong untuk mal kelas menengah sekitar 51,9%, menengah-atas sekitar 16%, dan premium sekitar 2,9%.
Sementara itu di BoDeTaBek (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) ruang kosong untuk mal kelas menengah-bawah sekitar 35,5%, menengah sekitar 53,5%, dan menengah-atas sekitar 11,1%.
(ell)






























