Studi WHO: Kontrasepsi Kerap Ganggu Kepuasan Seksual
Dinda Decembria
01 October 2025 08:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebuah studi baru yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Program Khusus PBB dalam Reproduksi Manusia (HRP), dan The Pleasure Project menemukan bahwa sekitar 1 dari 20 orang menghentikan kontrasepsi meskipun masih membutuhkannya.
Alasannya, mereka merasakan dampak negatif terhadap kehidupan seks, baik dari sisi kepuasan maupun kenyamanan.
Tinjauan sistematis berjudul “The Sex Effect: Prevalensi kehidupan seks sebagai alasan penghentian kontrasepsi” menganalisis 64 studi yang melibatkan lebih dari 125.000 partisipan.
Hasilnya menunjukkan bahwa mempertimbangkan faktor kepuasan seksual dalam pemilihan metode kontrasepsi dapat mendorong keberlanjutan penggunaannya, sekaligus berdampak pada penurunan kehamilan tidak diinginkan dan angka kematian ibu.
“Kesempatan menikmati seks tanpa ketakutan akan kehamilan yang tidak diinginkan adalah alasan utama orang menggunakan kontrasepsi,” ujar Dr. Pascale Allotey, Direktur Kesehatan Seksual, Reproduksi, Ibu, Anak, Remaja, dan Penuaan di WHO dan HRP.





























