“Sulitnya akses terhadap informasi yang komprehensif dan dapat dipercaya, terutama bagi pihak asing yang tertarik memahami pasar Indonesia, menjadi salah satu hambatan dalam pengembangan ekosistem gim Tanah Air,” ungkap dia lewat keterangan tertulis, dikutip Senin (29/9/2025).
Agate memahami bahwa agar industri game Indonesia dapat berkembang pesat, dibutuhkan ekosistem yang kuat sebagai fondasi. Mereka memandang, tanpa ekosistem yang solid, industri bakal kesulitan untuk berkembang.
Laporan itu juga membahas berbagai program pemerintah yang dirancang untuk memperkuat ekosistem gim di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah sistem yang mengkategorikan konten game berdasarkan kelompok usia (Indonesian Game Rating System/IGRS), program pendanaan, perlindungan hak cipta, dan program komunitas untuk membantu memasarkan gim lokal. Pada bagian ini secara khusus diperuntukan untuk talenta muda bangsa yang tertarik untuk membangun karir di industri gim sekaligus memberikan panduan mengenai dukungan yang bisa mereka manfaatkan untuk berkembang.
Lewat white paper ini, Agate menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang antara penggiat industri, pemerintah, dan pemodal. Perusahaan tersebut memberikan beberapa rekomendasi strategis yang diklaim dapat berpengaruh besar terhadap ekosistem game Indonesia, seperti meningkatkan akses permodalan untuk studio gim lokal serta program pengembangan talenta di bidang-bidang krusial misalnya desain gim (game design).
Dalam white paper pula, Agate mengulas daya tarik pasar Indonesia bagi studio-studio global ternama seperti Level Infinite, anak perusahaan dari Tencent dan salah satu studio gim terbesar di dunia.
Publisher dari gim daring (online) Honor of Kings tersebut mengeklaim bahwa pasar Indonesia sangat menarik karena ukurannya yang besar dan terus berkembang. Faktor seperti meningkatnya kepemilikan ponsel, populasi produktif, dan kemampuan ekonomi yang makin tinggi menjadikan pasar di negeri ini berpotensi besar.
Ditambah dengan popularitas olahraga elektronik (e-sports) yang terus berkembang, hal ini makin memperkuat daya tarik pasar Indonesia, sekaligus memudahkan publisher global untuk membangun komunitas yang solid melalui berbagai acara.
(far/wep)




























