Meski begitu, pengiriman tetap berjalan. Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, produsen seperti Nio Inc., BYD Co., dan Xpeng Inc. mengekspor kendaraan bertenaga listrik senilai lebih dari US$19 miliar (Rp318,6 triliun dengan asumsi kurs US$1 sama dengan Rp16.730), hampir setara dengan periode sama tahun lalu, dengan Eropa tetap menjadi pasar utama meski menghadapi tarif Uni Eropa.
(bbn)
No more pages
































