Tidak Ada Mafia Jadwal, Tapi Slot Penerbangan Dikuasai Satu Grup
Merinda Faradianti
26 September 2025 13:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai jarangnya penerbangan armada PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA) di jam-jam favorit lantaran konsekuensi dari adanya grup yang menguasai pangsa pasar tersebut.
"Kondisi saat ini, bisnis penerbangan nasional memang secara de facto ada satu group maskapai yang menguasai pangsa pasar sekitar 60-70%. Dengan demikian, slot di bandara pun pada akhirnya lebih banyak dikuasai oleh group tersebut," katanya kepada Bloomberg Technoz, Jumat (26/9/2025).
Menurutnya, tak ada mafia jual-beli jam penerbangan di Indonesia. Slot penerbangan di Indonesia diatur dan dikelola oleh Indonesia Airport Slot Management (IASM) yang diawasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Anggota IASM ini terdiri dari personel dari PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara dan Airnav sebagai pengelola navigasi penerbangan.
Gatot menjelaskan, dalam pengaturan slot penerbangan ini, IASM melakukan pengaturan slot selama enam bulan sekali yaitu periode winter [musim dingin] dan summer [musik panas].
"Jangan-jangan bukan mafia tapi memang konsekuensi dari adanya group yang menguasai pangsa pasar tersebut. [Mereka] Lion Group. Lion, Batik, Super Air Jet, Wings," tambahnya.





























