Logo Bloomberg Technoz

Industri Perumahan Optimistis Bergairah Respons Rp200 T Himbara

Merinda Faradianti
19 September 2025 11:40

Suasana pembangunan perumahan di kawasan Cileungsi, Kab Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana pembangunan perumahan di kawasan Cileungsi, Kab Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri perumahan berpotensi kembali bergairah usai insentif yang diberikan pemerintah, termasuk penempatan uang Rp200 triliun di Himbara. 

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya menyebut saat ini tren permintaan terhadap rumah yang dijual sepanjang Januari hingga Agustus 2025, jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, tumbuh sebesar 10%.

"Memasuki pertengahan 2025, tren sewa memang mulai terlihat lebih tinggi, namun minat permintaan terhadap rumah yang dijual masih mencatat pertumbuhan yang stabil," katanya pada Bloomberg Technoz, Jumat (19/9/2025).


Sementara itu tren sewa rumah di Agustus 2025 terkoreksi menjadi 50,7%. Angka ini turun dari bulan sebelumnya yang tercatat 51,2% di Juli 2025 dan 52,3% pada Juni 2025. Terkoreksinya tren sewa rumah di Agustus ini, kata Marisa, menunjukkan sinyal positif masyarakat bahwa minat permintaan rumah yang dijual berpotensi kembali meningkat.

"Dinamika ini bisa dibaca sebagai sinyal positif, bahwa ke depan minat permintaan terhadap rumah yang dijual berpotensi kembali meningkat," jelasnya.