Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah saham perindustrian yang menjadi pendorong penguatan IHSG, saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) melesat 24,4%, saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang menguat 14,4%, dan saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) terapresiasi 12,9%.

Senada, saham teknologi juga ikut menguat i.a, saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terbang 19,99%, saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) melesat 10%, dan saham PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) yang menguat 9,91%.

Saham LQ45 yang berisikan saham–saham unggulan juga ikut menghijau menyusul saham PGEO, hingga menjadi penopang laju IHSG antara lain, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melesat 5,6%, dan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan kenaikan 4,07%.

Tren bullish juga terjadi pada saham LQ45 berikut, saham PT XLSmart Tbk (EXCL) menguat 3,03%, saham PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) melejit 1,75%. Dan juga saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melesat 1,67%.

Analis Panin Sekuritas memaparkan, IHSG ditutup menguat 0,28% di level 7.980 menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang diprediksi akan menahan suku bunga di level 5% di Agsustus 2025.

Seiring menantikan keputusan The Fed yang diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps hari ini didukung oleh tanda–tanda pasar tenaga kerja yang melambat, biarpun inflasi AS masih berada di atas target 2% The Fed.

“Yang kemudian hal tersebut berpotensi menjadi katalis positif untuk IHSG karena dapat meningkatkan likuiditas,” mengutip Analis Panin Sekuritas siang hari ini.

Secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD berlanjut, sementara Stochastic RSI menuju overbought area. 

“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 7.950-8.000 pada perdagangan Sesi II,” jelas Analis Phintraco Sekuritas.

(fad/aji)

No more pages