Logo Bloomberg Technoz

Pengamat Ungkap Potensi Politik Usai Prabowo Copot Budi Gunawan

Dovana Hasiana
10 September 2025 12:00

Peneliti senior Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Lili Romli saat ditemui di Depok, Kamis (19/9/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Peneliti senior Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Lili Romli saat ditemui di Depok, Kamis (19/9/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Peneliti Senior BRIN Lili Romli menilai ada potensi atau konsekuensi politik yang bisa terjadi usai Presiden Prabowo Subianto mencopot Budi Gunawan dari posisi Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan. Hal ini merujuk pada posisi Budi Gunawan yang selama ini lekat dikaitkan dengan PDIP -- satu-satunya partai politik yang bukan bagian dari koalisi pemerintah.

Budi Gunawan sendiri bukan politikus PDIP. Namun, dia adalah jenderal purnawirawan kepolisian yang disebut memiliki kedekatan dengan partai berlambang kepala banteng tersebut. 

"Bisa jadi nanti PDIP tidak lagi merasa ewuh pakewuh dalam melakukan kritik, jika kebijakan terasa sudah keluar dari jalur konstitusi dan keberpihakan pada rakyat," ujar Lili saat dihubungi, Selasa (09/09/2025).


"PDIP bisa jadi makin bersuara keras dalam menyampaikan kritik."

Presiden Prabowo sendiri sejak awal memang dikabarkan akan merangkul semua partai politik dan kelompok ke dalam pemerintahannya. Namun negosiasi politik dengan PDIP sebagai pemenang Pemilu Legislatif berjalan alot hingga detik terakhir penyusunan Kabinet Merah Putih. Prabowo kemudian mengangkat Budi Gunawan yang sebelumnya dicopot Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dari posisi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).