Logo Bloomberg Technoz

Smelter RI Bertambah, Harga Alumina Bisa Makin Turun Akhir 2025

Nyoman Ary Wahyudi
04 September 2025 14:40

Tumpukan alumina di ruang penyimpanan pabrik aluminium./Bloomberg-Nick Paleologos
Tumpukan alumina di ruang penyimpanan pabrik aluminium./Bloomberg-Nick Paleologos

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tambahan pasokan alumina dari sejumlah pabrik permurnian atau smelter di Indonesia diperkirakan menahan laju harga bahan baku aluminium itu sampai akhir 2025.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat Arya Rizqi Darsono mengatakan tambahan pasokan dari Indonesia berpotensi menahan harga alumina di pasar global, terutama pasar Asia.

“Dengan tambahan pasokan dari Indonesia, ada indikasi harga akan terkoreksi tipis, terutama di pasar Asia,” kata Rizqi saat dihubungi, Kamis (4/9/2025).


Rizqi menambahkan harga spot free on board (FoB) alumina Indonesia di pasar Asia sempat menyentuh level US$370 per ton pertengahan Juli 2025. Belakangan, Rizqi mengatakan, harga alumina kembali melandai seiring dengan tambahan pasokan yang masuk ke pasar.

“Untuk kuartal IV-2025, proyeksi realistis harga berada di kisaran US$340—US$380 per ton, dengan potensi naik bila terjadi gangguan pasokan,” kata Rizqi.